Pertengahan tahun 2016 ini telah diumumkan, Indonesia tepatnya Yogyakarta mendapat kesepatan untuk menjadi tuah rumah acara openSUSE.Asia Summit 2016. Dan Call For Paper dibuka pada tanggal 22 Juni 2016 sampai dengan 3 Agustus 2016. Materi yang terpilih diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2016.

Setelah pendaftaran Call For Paper dibuka saya tidak langsung mendaftarkan materi dikarenakan belum cukup ilmu / materi yang akan saya bagikan. Setelah dapat masukan dari rekan-rekan di GLIB yang telah memiliki materi , saya memutuskan untuk mengirimkan materi “Pabrik-ikon, software for build and manage GNU/Linux Icon Themes ” ke  panitia openSUSE.Asia Summit 2016 pada hari-hari terakhir.

Menunggu 2 minggu untuk mengetahui apakah materi kita diterima itu membuat saya selalu berbicara sendiri “Apa yang gw omongin entar?, pake Bahasa atau English? , ah kena cengan ini.” dll.

Sambil menunggu pengumuman hasil penijauan materi oleh tim openSUSE, saya mengikuti lomba logo untuk acara openSUSE.Asia Summit 2016 ini. Saya mengirimkan logo sepeti di bawah ini :

Logo openSUSE.Asia Summit 2016 by Aris Winardi

 

Pada tanggal 11 Agustus 2016 hasil voting logo keluar (link). Dan ternyata yang menang Pak Ramadoni Ashudi (Invaleed). Selamat Pak !.

 

Pengumuman Call For Paper ternyata 2 hari lebih cepat dari jadwal. Materi saya, Moko, Alin, Ary , Dendy, Irfan, Levay , Umul, Cahaya diterima.

screenshot-from-2016-10-05-16-22-20-crop

Saya makin dibuat pusing karena materi saya ternyata diterima, di grup telegram GLiB rekan-rekan yang lain pun bingung.“ngomongin apaan yak? , Materi belum siap nih, belom nyetuh materi, mulai nyicil ah, “

Sementara itu panitia lokal openSUSE.Asia Summit meminta saya untuk membantu membuatkan desain kaos, ini yang desain kaos yang saya kirimkan berkas bisa diunduh di sini.16bubble

2 Minggu sebelum acara kami pejuang GLiB memutuskan untuk membuat kaos, xbanner, sticker dan spanduk untuk media promosi GLiB di acara openSUSE.Asia Summit 2016.

glib-goto-opensuse-asia-summit-2016-b4 glib-goto-opensuse-asia-summit-2016-b4-cewe

spanduk

 

1-90dpi

 

Kamis pagi  29 September 2016 kami rombongan Bogor (Pak Haris,Mbak Dita, Aris , Moko, Alin, Ary , Dendy, Irfan, Levay , Umul, Cahaya,) berangkat ke Yogja dengan kereta api dari Stasiun Gambir. Dimana malam harinya saya tidak tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan di kantor. Di perjalanan bertemu Pa’de Salman dan Dhenandi yang ternyata menaiki kereta api yang sama, setengah dari perjalanan mereka habiskan di gerbong makan.

Sesampainya di Stasiun Tugu Yogyakarta tak lupa kami berfoto bersama.

14495314_10210544171861898_4177534594508877579_n

Sumber Foto : http://w.blankon.in/pkc

Setelah berfoto bersama kami melanjutkan perjalan ke salah satu hotel di Jl. Kusumanegara untuk beristirahat.