2015.gnome.asia_logo

Logo GNOME.Asia 2015

Perencanaan GNOME.Asia 2015 sudah dimulai sejak akhir tahun 2014, oleh 3 orang. (Pak Utian Ayuba, Pak Ahmad Haris, dan Estu Fardani). lalu bertambah menjadi 6 orang (Syah Dwi Prihatmoko, Indri Guli. dan saya sendiri). Indri Guli menggantikan Dwi Rahmi yang sebelumnya ikut mengurusi dokumen-dokumen. Saya sendiri bergabung karena diminta untuk mengisi tim Kesenian. Saya awali dengan membuat logo karena kami ingin logo GNOME.asia 2015 berbeda dari logo-logo tahun sebelumnya, awalnya saya buat logo bergambar Badak Bercula Satu karena badak juga ada di India akhirnya logo menjadi Wayang Gunungan setelah beberapa kali perubahan akhirnya menjadi seperti gambar diatas. .

Rapat di luar jaringan (offline) pertama yang saya ikuti tanggal 20 Oktober 2014 di sebuah rumah makan di Kota Bogor

10703603_10152688495953159_1781295337825196111_n

 

Hari demi hari, kami saling berkomunikasi via percakapan dalam jaringan (Chatting). Persiapan GNOME.Asia 2015 mulai banyak yang di kerjakan . Mulai dari pembuatan proposal peminjaman tempat acara, proposal menjadi sponsor, poster-poster penarik perhatian masa, pembuatan web GNOME.Asia 2015 dll.

poster-january

Poster Januari

Mulai Februari 2015 kegiatan persiapan GNOME.Asia 2015 semakin banyak, kami pun menambah personil/panitia diantaranya. Kukuh Syafaat, Dita M Saputri, Pahlevy Tawainella, Saputro Aryulianto, Mahyudin Idram, Indah Permatasari, Muhammad H. Hilman, Jan Peter, Tonny Adhi Sabastian, Rizki Fauzi.

Bulan Maret 2015, Estu Fardani, Indri Guli, Yuli Handayani (karyawan BTech), dan Muhammad Miftakhul Syaikhuddin (Manajer Rilis BlankOn) berangkat ke Singapura untuk menghadiri acara FOSSASIA.

Estu dan Syaimif menjadi pembicara disana. Namun, ada kejadian yang diluar perkiraan. Pak Ketua GNOME.Asia 2015 (estu) sakit setibanya disana dan kawan-kawan yang berangkat ke sana berpencar entah kemana, kami yang di Indonesia kalang kabut dibuatnya. Untung saja ada pembicara GNOME.Asia 2015 pak Dwi Sasongko Supriyadi (sering di panggil pak Ruckus)  yang membantu membawanya kerumah sakit. Di karenakan estu sakit, Mbak Emily Chen (GNOME Board) menggantikan dia menjadi pembicara di FOSSASIA untuk mepromosikan GNOME.Asia 2015.

Setibanya di Indonesia, seminggu estu beristirahat untuk memulihkan kesehatannya agar bisa membantu mempersiapkan GNOME.Asia kembali. semenjak itu pula Mbak Indri Guli mundur menjadi panitia GNOME.Asia dan di gantikan oleh Mbak Dita M Saputri untuk mengurusi dokumen-dokumen pendukung GNOME.Asia.

Sebulan sebelum acara berlangsung kami makin mempromosikan GNOME.Asia dengan membagi-bagikan poster ke beberapa sekolah dan universitas,  membuat Acara ” GNOME.Asia Roadshow” di berbagai Universitas. berikut daftar universitas yang kami datangi:

  • 15 April 2015, Fasilkom Universitas Indonesia, Depok;
  • 18 April 2015, Universitas Dian Nuswantoro, Semarang;
  • 25 April 2015, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya;
  • 27 April 2015, Teaterikal Fakultas Saintek UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Seminggu  menjelang acara, kami makin sibuk mempersiapkan barang-barang, memesan makanan, membeli pernak-pernik, mengurusi kedatangan pembicara dari luar, mengurusi dokumen pendukung, dsb yang di bantu oleh rekan-rekan dari Nurul Fikri.

Sehari menjelang acara kami yang rumahnya jauh dari lokasi acara menyewa kamar kos di sekitar lokasi acara. malam hari kami membicarakan persiapan untuk workshop di hari ke-0 GNOME.Asia 2015

tunggu kelanjutanya

🙂